Selasa, 22 Maret 2016

Mengenal Macam-Macam Jenis Teh

Teh merupakan minuman yang digemari oleh semua orang baik yang muda maupun yang tua. Dan merupakan minuman penyegar  yang paling populer dan paling banyak dikonsumsi di dunia, setelah air putih. Teh yang bagus harus memilki mutu yang sesuai dengan standard yang telah ditetapkan yaitu sesuai dengan standar internasional. Dimana teh yang bermutu tinggi akan memiliki harga yang tinggi juga. Teh yang bermutu tinggi biasanya akan memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, dengan warna,rasa,dan aroma yang menggoda.



Berdasarkan proses penanganan pasca panen dan proses  produksinya Teh selanjutnya mempunyai macam jenis-jenis yang berbeda, diantaranya :

Teh Hijau/Green Tea

Teh hijau ini didapatkan tanpa ada proses fermentasi yang berlangsung, jadi dibuat dengan cara memanaskan pucuk atau daun muda tanaman Camelia sinensis sehingga oksidasi terhadap katekin (zat antioksidan) dapat dicegah. Pemanasan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan pemanggangan/sangrai dan pemanasan basah dengan uap panas.
Dalam proses pemanggangan/sangria  daun teh akan memberikan aroma dan rasa yang lebih kuat dibandingkan dengan pemberian uap panas. Keuntungan dengan cara pemberian uap panas, adalah warna teh dan seduhannya akan lebih hijau terang.

Teh hitam/Black Tea
Teh ini biasa lebih dikenal sebagai teh merah, hal tersebut dikarenakan kebiasaan orang timur menyebutnya teh merah karena larutan teh yang dihasilkan dari teh ini akan berwarna merah, sedangkan  orang barat menyebutnya teh hitam karena daun teh yang dipakai  untuk penyeduhan biasanya berwarna hitam. Teh hitam merupakan daun teh yang paling banyak mengalami proses fermentasi dan  membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga dapat dikatakan pengolahan teh hitam dilakukan dengan fermentasi penuh. Proses fermentasi inilah yang akan memberi dampak warna hitam hitam pada teh.

Teh Putih/White Tea
Jenis Teh ini merupakan jenis teh terbaik karena untuk mendapatkannya, hanya diambil dari satu pucuk di setiap satu pohonnya, yakni pucuk tertinggi dan utama. Dalam prosesnya, daun teh ini dibiarkan layu dan kering secara alami dengan bantuan sinar matahari sehingga warnanya menjadi putih. Selain berwarna putih pada umumnya, Teh ini juga memiliki aroma yang harum dan manis, serta rasa yang sangat segar.

Teh oolong/Oolong Tea
Teh oolong merupaka teh yang diproses secara semi fermentasi dan dibuat dengan bahan baku khusus. Jenis teh oolong, memang belum begitu popular dibandingkan dengan jenis teh hijau atau teh hitam. Dalam cara pembuatannya hampir sama seperti teh hitam, tetapi proses fermentasinya hanya sebagian atau lebih cepat sekitar 30-70 persen dan perubahan berlangsung setengah sempurna sehingga masih mengandung sebagian tanin dan beberapa senyawa turunannya. Kebanyakan daun teh oolong dihasilkan perkebunan teh di Cina dan Taiwan, oolong dalam bahasa Cina berarti naga hitam karena daunnya mirip naga hitam kecil. Dan apabila teh diseduh, maka tiba-tiba terbangun, Pada zaman sekarang ini teh oolong telah  diproduksi di Indonesia, seperti Jawa Oolong, Olong Bengkulu, dan Olong Organik Banten.

Teh Bunga Melati/Jasmine Tea
Bahan baku pembuatan teh ini sedikit berbeda dengan teh-teh sebelumnya, Karena teh hijau yang biasa nya akan dicampurkan dengan bunga melati. Bunga-bunga melati inilah yang menambah sensasi rasa halus manis dan menimbulkan aromatik saat teh tersebut diseduh.

Dari semua penjelasan jenis-jenis teh diatas sebenarnya manfaat dan kegunaannya adalah sama. Hanya yang berbeda itu ialah dalam proses produksi nya saja, Agar dapat diciptakan varian dan kwalitas yang baru serta dapat meningkatkan harga jual yang lebih tinggi.